Monday, July 30, 2007

Jus Hipertensi

Jus Hipertensi
Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang paling banyak dialami manusia. Penyakit degeneratif adalah penyakit yang diakibatkan oleh kemunduran fungsi-fungsi anatomi manusia sehubungan dengan peningkatan usia. Rata-rata setelah usia seseorang 45 tahun, berbagai fungsi tubuh mengalami penurunan. Kulit kehilangan elastisitasnya sehingga menjadi keriput. Otot-otot mengecil. Tulang keropos. Pembuluh darah mengeras.

Yang terakhir ini berhubungan dengan munculnya hipertensi atau lebih dikenal dengan istilah penyakit tekanan darah tinggi. Pada orang yang beranjak tua, pembuluh darah yang tadinya elastis menjadi keras dan kaku. Akibatnya tekanan darah yang sangat tergantung pada elastisitas pembuluh darah meningkat.

Sebagian besar orang tua akan mengalami penyakit ini. Mungkin saja kita yang sekarang masih sehat bisa terkena hipertensi di masa tua kelak. Karena itu sebaiknya itu dilakukan pencegahan dari sekarang. Caranya adalah dengan membiasakan olahraga rutin tiga kali seminggu. Olahraga dapat mencegah atau memperlambat kekakuan pembuluh darah.

Orang yang sudah terlanjur mengidap hipertensi dituntut untuk selalu mengontrol tekanan darahnya hingga selalu normal. Ini akibat banyaknya komplikasi dari hipertensi seperti gagal ginjal, diabetes, penyakit jantung, dan strok.

Untuk hipertensi ringan, tekanan darah kadang bisa dikontrol dengan pengaturan pola makan dan olahraga rutin. Untuk hipertensi yang lebih berat, secara medis, diharuskan minum obat hipertensi secara rutin tiap hari.

Akan tetapi rutinitas minum obat seringkali tidak disukai oleh penderita hipertensi. Selain karena bosan, rasa takut terhadap efek samping akibat minum obat terus menerus juga menjadi alasan.

Untuk itu, pengobatan alternatif kadang menjadi pilihan sebagian penderita. Salah satu pengobatan yang mulai diakui kalangan medis adalah terapi herbal, yaitu dengan menggunakan obat-obat yang berasal dari buah atau sayuran. Ini disebabkan karena beberapa kandungan obat herbal sudah terbukti lewat penelitian medis, dapat menurunkan tekanan darah.
Untuk mempermudah konsumsi obat herbal hipertensi, bisa dilakukan dengan pengolahan menjadi jus. Dengan pengolahan ini, efek yang diharapkan ternyata juga lebih cepat dicapai. Dengan konsumsi langsung buah dan sayuran utuh, absorbsi berlangsung lambat sekitar 18 jam. Dengan pengolahan jadi jus, absorbsi hanya sekita 2-3 jam.

Berikut ini adalah beberapa jus yang bisa dibuat sebagai obat hipertensi.
1. Jus wortel-seledri. Blender 1 buah sedang (100 gr) wortel, 2 sdm (20 gr) seledri, 1 sdm (10 g) susu skim bubuk.
2. Jus mangga + seledri: blender 1 buah mangga (100 gr), 2sdm (20 g) gelas seledri, 1/2 sdm (5 gr) kismis dan 1/2 gls air
3. jus daun pepaya: blender 2 lbr (20 g) daun pepaya muda, 1/2 buah tomat (50 mg) 1/2 buah (25 gr) jeruk nipi, 1 sdm susu skim bubuk, 1 sdm kismis, 1/2 gls air
4. jus buncis : blender 3/4 gls (75 g) buncis, 1 buah (75 g) jeruk manis, 1/2 buah (25 g) jeruk nipis, 1/2 gelas air
5. Jus ketimun + seledri : blender 1 buah (100 gr) ketimun segar, 1/2 gls seledri (50 g), 1 sdm (10 g) kismis, 1/2 gelas air matang
6. jus tomat + bawang putih : blender 2 siung (10 g) bawang putih, 2 buah (150 g) tomat sedang, 1sdm (10 g) kismis, 1/2 gelas air matang
Semoga tulisan ini dapat membantu penderita hipertensi!
Amrizal, Cilegon 25 Juli 2007

Partner Link:
Learning Diabetes type 2

No comments: