Saturday, January 10, 2015

Obat HIV menurut Pedoman Pemerintah

Obat HIV yang benar-benar menghilangkan virus HIV dari dalam tubuh pasien sampai saat ini belum ditemukan. Yang banyak beredar saat ini adalah obat HIV yang memperlambat perjalanan penyakit HIV menjadi AIDS.

Gejala umum HIV

Sebelum memberikan terapi obat HIV,  banyak faktor  yang perlu dipertimbangkan, karena penyakit HIV tidak sama dengan penyakit lain yang hanya memiliki sedikit variasi. Setiap penderita memiliki infeksi oportunistik yang berbeda-beda sehingga pe­­mberian obat HIV juga ikut berbeda.

Sebelum pemberian Obat HIV

Untuk memulai pemberian obat HIV perlu dilakukan pemeriksaan jumlah CD4 (kalau tersedia) dan perlu dilakukan penentuan stadium klinik infeksi HIV-nya.
  1. Kalau tidak tersedia pemeriksaan CD4
Maka penentuan pemberian terapi obat HIV didasarkan pada penilaian klinis
  1. Kalau tersedia pemeriksaan CD4
Maka rekomendasinya adalah:
  1. Jika pada pemeriksaan laboratorium, jumlah CD4 < 350 sel/mm3, maka pemberian obat HIV antiretrovirus harus dimulai, tanpa memandang stadium klinisnya.
  2. Terapi antiretrovirus (ARV) juga dianjurkan pada semua pasien dengan TB aktif, ibu hamil, dan koinfeksi Hepatitis B tanpa memandang jumlah CD4.

obat HIV tergantung infeksi oportunistik

Seperti yang dikatakan sebelumnya, pemberian obat HIV antiretrovirus juga tergantung dari jenis infeksi oportunistiknya. Untuk infeksi Progresif Multifocal Leukoenephalopathy, Sarkoma Kaposi, Mikrosporidiosis, CMV, dan Kriptosporidiosis, maka obat ARV diberikan langsung setelah diagnosis infeksi ditegakkan.
Untuk infeksi oportunistik tuberculosis, PCP, Kriptokokosi, dan MAC, maka obat HIV ARV diberikan setidaknya 2 minggu setelah pasien mendapatkan pengobatan infeksi opportunistic.
Ada 5 aspek yang diperhitungkan pemerintah dalam membuat pedoman pengobatan HIV yaitu efektivitas, efek samping/toksisitas, interaksi obat, kepatuhan, dan harga obat. Biasanya, penggunaan obat HIV ARV memakai 3 jenis obat yang terserap dan berada dalam dosis terapeutik untuk menjamin efektivitas penggunaan obat.

Artikel Menarik lain :

No comments: