Wednesday, October 31, 2012

Kaki bengkak dan Asam Urat


Banyak sekali orang yang salah paham tentang penyebab kaki bengkak. Sebagian besar  orang mengira bahwa kaki bengkak selalu berkaitan dengan peninggian asam urat. Benarkah demikian?
Dokter umum Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB)  Dr Fajar Rudy Qimindra mengatakan, terjadinya kelebihan asam urat di dalam tubuh bisa disebabkan produksi yang berlebihan dan pengeluaran asam urat yang turun. Produksi asam urat berlebihan itu akibat mengonsumsi makanan yang tinggi puring, alkohol dalam jumlah yang banyak dan lama, kegemukan, dan penyakit tertentu. Sedangkan pengeluaran asam urat melalui air seni yang berkurang akibat penyakit ginjal, obat-obatan, kurang minum dan lain-lain.
Dijelaskannya, ada perbedaan antara hiperurisemia dan gout arthritis. Hiperurisemia terjadi bila kadar asam urat melebihi daya larutnya di dalam plasma darah. Dalam keadaan normal, kadar asam urat di dalam darah pada pria dewasa kurang dari 7 mg persen, dan pada wanita kurang dari 6 mg persen.
Sedangkan gout atau penyakit pirai adalah suatu penyakit yang ditandai dengan serangan mendadak dan berulang dari radang sendi yang terasa sangat nyeri, karena adanya endapan kristal monosodium urat, yang terkumpul di dalam sendi sebagai akibat dari tingginya kadar asam urat di dalam darah (hiperurisemia).
”Jadi gout sangat terkait dengan kadar asam urat tinggi (hiperurisemia), tetapi tidak semua penderita hiperurisemia menderita gout,”ujar Qimi, sapaan akrab Fajar Rudy Qimindra.
Biasanya, serangan artritis gout yang mendadak ditandai dengan sendi bengkak, panas, dan kemerahan. Pada satu sendi (monoartritis) dan mencapai puncaknya dalam 24 jam pertama, serta dapat sembuh sendiri dalam 3-10 hari. Sendi yang terserang biasanya pada sendi pangkal ibu jari kaki yang disebut Podagra. Sendi lain yang bisa terserang adalah pergelangan kaki, tumit, lutut, pergelangan tangan, jari-jari tangan dan siku.Kristal monosodium urat itu kalau diamati dengan mikroskop polarisasi berbentuk seperti jarum, sehingga wajar kalau ada serangan nyeri.
”Faktor pencetus gout akut antara lain trauma atau perlukaan, alkohol, mengonsumsi puring, obat-obatan ,stress emosional dan penurunan asam urat dalam darah terlalu cepat,” tuturnya.
Menurut Qimi, sebenarnya penyakit tersebut mudah ditangani jika dilakukan pengobatan sedini mungkin dan pemeriksaan yang teratur ke dokter. Nantinya ada monitor terhadap kadar asam urat dan penyakit komplikasinya terutama ke ginjal. Prinsip pengobatan antara hiperurisemia dengan gout arthritis agak berbeda. Pada pengobatan artritis gout akut jangan memberikan obat-obatan hiperurisemia dalam masa serangan mendadak.
Pengobatan bertujuan untuk menghilangkan segera rasa nyeri, mencegah kekambuhan, dan bisa menghindari adanya komplikasi. Selain pengobatan, juga harus diperhatikan masalah diet makanan.Diet yang diberikan untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah dan urin. Tujuannya mencapai dan mempertahankan status gizi serta mengurangi pembentukan asam urat.
Ada beberapa petunjuk diet praktis rendah asam urat, di antaranya minum lebih banyak air untuk membantu pembuangan asam urat oleh ginjal, kurangi berat badan, makan teratur, diet berimbang dengan memperbanyak porsi sayur dan buah, dan batasi mengonsumsi kopi, tea, minuman berakohol, dan cokelat. (fir2)

sumber http://www.kaltimpost.co.id

2 comments:

Anonymous said...

[url=http://buyonlinelasixone.com/#9785]buy cheap lasix[/url] - generic lasix , http://buyonlinelasixone.com/#9537 generic lasix

Alris said...

wah tipsnya bermanfaat.