Thursday, March 17, 2011

Cara Cepat Tes HIV/AIDS

HIV (Human Imunodeficiency Virus) pertama kali ditemukan pada tahun 1981 pada kalangan homosexual dan pemakai obat-obatan suntik di San Fransisco dan New York.


HIV termasuk golongan Lentivirus, subgroup dari retrovirus. HIV bekerja dengan melemahkan system imun induk/manusia dengan menyerang CD4 T limfosit dan monosit.



HIV ditularkan lewat beberapa cara. 70 persen lewat hubungan seksual yang tidak aman. Sisanya lewat jarum suntik dan hubungan darah dari ibu dan anak.

Sudah lebih dari 25 juta orang meninggal karena AIDS. Mungkin banyak yang belum mengerti hubungan antara HIV dan AIDS. HIV adalah nama virusnya. Sedangkan AIDS adalah sindroma/kumpulan gejala-gejala yang terjadi akibat melemahnya daya tahan tubuh karena pengaruh HIV.

Tidak semua penderita HIV akan menjadi AIDS. Biasanya penderita HIV yang tidak menjadi terapi antivirus akan menderita AIDS dalam tempo 8-10 tahun. Seiring dengan makin majunya teknologi pengobatan antivirus, jumlah pengidap HIV yang menjadi AIDS berkurang drastic.

Masalahnya, banyak orang-orang yang tidak sadar bahwa dirinya terkena HIV karena tidak adanya gejala-gejala awal yang muncul. Menurut penelitian, ditaksir lebih dari 250.000 orang tidak sadar bahwa dirinya terjangkit HIV.

Dengan makin banyaknya penderita HIV, diperlukan cara cepat untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi HIV atau tidak. Ada beberapa tes cepat yang sudah tersedia untuk mendiagnosa HIV:

  1. Oraquick Advance. Tes ini menggunakan apusan mukosa mulut atau darah. Waktu pemeriksaan hanya sekitar 20 menit saja
  2. Unigold Recombigen. Tes ini menggunakan darah Whole Blood. Ini membutuhkan waktu lebih singkat yaitu 10 menit
  3. Clear View Stat Pack and Complete. Sama dengan tes kedua di atas. Tapi ini membutuhkan waktu sekitar lima belas menit

Tiga tes di atas bisa tidak harus dilakukan oleh staff laboratorium yang ahli. Selain itu, ada dua tes lagi yang bisa dilakukan, tapi ini mutlak memerlukan skill dari staf laboratorium ahli.
  1. Reveal G 3. Tes ini memakai serum plasma dan hanya membutuhkan waktu 3 menit untuk mengeluarkan hasil
  2. Multispot. Mirip dengan yang pertama, tapi membutuhkan waktu lebih lama, yaitu 10 menit.

Dr. Amrizal Muchtar
Sangatta, 17 Maret 2011

No comments: